"Kerukunan sebenarnya sudah menjadi karakter bangsa ini yang beragam, bangsa yang besar dan ada pada keragaman itu. "Gerak jalan kerukunan ini tidak hanya semata menjaga kerukunan, stamina dan kesehatan tapi tidak kalah penting ini dimaksudkan agar kerukunan tetap bisa kita jaga dan kita pelihara," tambahnya. Menurut Menag, kerukunan yang sudah menjadi karakter bangsa tersebut harus terus dirawat. "Saya sering mengatakan di banyak kesempatan, daripada menggunakan agama untuk menilai perilaku orang lain kepada kita, lebih baik menggunakan agama untuk kita bersikap kepada orang lain," ucap Lukman. "Apabila kita menghormati dan menghargai pihak lain dan tidak menuntut untuk dipahami dan dihargai kita tentu bisa yakin bahwa kita bisa hidup rukun damai toleransi di tengah keberagaman masyarakat," ujar Menag.
Source: Kompas November 06, 2016 01:52 UTC