Berdasarkan analisis, para ilmuan mengidentifikasi protein dan jalur molekul dalam sel paru-paru yang levelnya berubah saat terinfeksi oleh virus corona. Dari penelitian ditemukan jenis penting dari modifikasi protein yang disebut fosforilasi menjadi menyimpang dalam sel paru-paru yang terinfeksi Covid-19. Dengan cara ini virus baru terbentuk yang kemudian keluar dari sel paru-paru yang kelelahan dan rusak, meninggalkannya untuk menghancurkan diri sendiri. Dalam studi tersebut, para ilmuwan memeriksa sel alveolar paru-paru dari satu hingga 24 jam setelah terinfeksi virus corona auntuk memahami perubahan apa yang terjadi pada sel-sel tersebut. Mereka percaya penelitian lebih lanjut dapat menjelaskan potensi obat-obatan ini untuk memblokir proliferasi virus corona baru di sel paru-paru manusia.
Source: Koran Tempo December 15, 2020 03:11 UTC