RIAU24.COM - Sekretaris Jenderal Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Indonesia (INAPLAS) Fajar Budiono membeberkan masalah serius jika pelaku industri petrokimia dalam negeri mencari alternatif pasokan bahan baku plastik di tengah terganggunya suplai dari Timur Tengah. "Kita sudah mulai mencari alternatif pasokan untuk bahan baku tersebut sehingga ada beberapa yang sudah mulai, ada titik terang lah mendapatkan pasokan selain dari Middle East," ujarnya dikutip dari rmol.id, Jumat, 3 April 2026. Baca juga: Shofwan Santai dengan Sikap Nahdliyyin yang curiga terhadap susunan kepanitiaan Muktamar ke-35 NUUpaya tersebut memiliki tantangan karena waktu pengiriman yang jauh lebih panjang. "Kalau dari Middle East hanya 10-15 hari, kalau dari luar Middle East bisa paling cepat 50 hari," sebutnya. Mereka sekarang melakukan pengamanan untuk mensuplai local demand dulu sehingga seolah-olah barang di pasaran tidak ada," ujarnya.
Source: Koran Tempo April 03, 2026 14:59 UTC