TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri malaysia Mahathir Mohamad pada Jumat, 4 Oktober 2019, mengutarakan pandangannya agar Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor seharusnya mengundurkan diri. Dia pun memperingatkan agar kejadian pembantaian di Tiananmen pada 1989 tidak terjadi di Hong Kong. Namun bagi pemerintah Hong Kong, saya rasa yang terbaik adalah mengundurkan diri," kata Mahathir. Komentar Mahathir itu menyusul gelombang protes di Hong Kong yang sudah memasuki bulan ke lima. Saat ini Hong Kong telah terperosok dalam krisis politik terbesar sejak wilayah itu diserahkan Inggris ke Cina pada 1997.
Source: Koran Tempo October 04, 2019 21:56 UTC