REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semua makhluk mempunyai jatah rezeki dari Allah SWT. Artinya makan dan minumlah dari rezeki Allah (al-Baqarah: 60). Orang itu adalah musafir yang dirampok sehingga perbekalannya habis, tapi dia tetap hidup dalam keterbatasannya, karena Allah terus memberikan rezeki kepadanya. Tak perlu tergesa-gesa, apalagi ngoyo mencari rezeki, seakan rezeki itu terbatas. Imam Hasan al-Bashri (641-728) berkata, Allah me milihkan dan memberikan rezeki yang baik kepada hamba, tapi orang tersebut terka dang tak mengetahui hal itu karena ia bodoh.
Source: Republika July 23, 2022 01:05 UTC