JawaPos.com – Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Kampung Banda mulai dikerjakan. Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William P Sabandar, MRT fase II memiliki keunggulan tersendiri dibanding fase I. Salah satunya, yakni jalur kereta seluruhnya berada di bawah tanah. Lantaran melewati kawasan kota tua, MRT fase II ini tentu saja akan melalui bangunan bersejarah. “Memang itu akan butuh keahlian yang lebih tinggi karena kita harus kerja sama dengan badan cagar budaya, untuk memastikan konstruksi yang kita bangun tidak merusak bangunan-bangunan cagar budaya tadi,” imbuhnya. PT MRT menargetkan pembangunan kontruksi MRT fase II ini dimulai pada Maret 2020.
Source: Jawa Pos November 09, 2019 15:45 UTC