"Sehingga dengan brand baru ini, merek Walini akan digunakan untuk komoditas yang akan masuk ke pasar ritel," katanya. Dolly menambahkan pada 2019 ini sebanyak 400 ribu ton gula, kopi, teh dan minyak goreng diharapkan akan terjual dengan nilai penjualan Rp 400 miliar. "Kalau HET gula Rp 12.500 per kg, maka gula Walini dijual di bawah harga itu. Ini gula sehat, dari tebu asli dan bukan rafinasi," katanya sambil menunjuk gula Walini. Komoditas yang dikelola di atas lahan 1,18 juta hektare itu adalah kelapa sawit, karet, gula, teh, kopi, kakao, tembakau, aneka kayuan, buah-buahan, dan aneka tanaman lainnya.
Source: Republika January 27, 2019 00:00 UTC