MAJENE, KOMPAS.com - Permukiman dan sarana publik yang tercemar limbah pabrik pengolahan sawit membuat warga, guru dan siswa SD Inpres di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, terpaksa harus menggunakan masker saat ke sekolah. Mereka tak tahan dengan aroma bau busuk dari limbah sawit yang menyeruak saat belajar dan bermain di sekolah. Baca juga: Dua Warga Korban Limbah Cair Kali Lamong Baru Siuman dari PingsanSejumlah siswa yang tak punya masker memilih menggunakan baju atau sapu tangan sebagai masker petutup hidung dan mulut. “Ini sangat mengganggu saat belajar maupun saat siswa bermain. Meski guru dan siswa pakai masker atau penutup mulut, tetap juga bau,” keluh Nikmat.
Source: Kompas July 23, 2017 05:03 UTC