JawaPos.com – Kota Sidoarjo menjadi magnet para pengusaha kuliner. Merujuk data Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Sidoarjo pada akhir tahun lalu, ada delapan restoran yang tutup. Namun, hingga Mei 2019 terdapat 54 usaha kuliner baru. Sedangkan, akhir tahun lalu tercatat 612 unit,” kata Kepala BP2D Sidoarjo Joko Santosa. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sidoarjo Achmadi Subekti menyampaikan, bisnis kuliner memang sangat potensial.
Source: Jawa Pos July 06, 2019 11:37 UTC