Seperti pada masa kampanye di tahun tahun yang lalu, para pendukung paslon sering kali mengangkat kembali isu masa lalu masing masing paslon. Masyarakat pun ikut menilai pilihan mereka dan membandingkan satu paslon dengan paslon lainnya, hingga muncul istilah Lesser Evil dari masyarakat yang menilai bahwa ketiga paslon tidak ada yang lebih baik dari satu dengan lainnya dan kita hanya memilih yang tidak lebih jahat atau Lesser Evil dari ketiganya. Anggapan Lesser Evil ini juga membawa dampak yang cukup signifikan dalam pemilu kali ini, contohnya golput dan banyak dari paslon yang elektabilitasnya menurun serta banyak pemilih yang merasa terpaksa memilih salah satu paslon karena dianggap dapat mencegah paslon lain yang tidak diinginkan untuk maju. Ada banyak cara yang dapat dilakukan dari berbagai pihak untuk meyakinkan kembali masyarakat bahwa yang nantinya menjadi calon pemimpin negara ini adalah orang yang benar benar berkualitas dan bukan Lesser Evil. Solusi solusi diatas berkemungkinan untuk mengurangi apatisme yang terjadi di masyarakat seiring dengan tahun pemilu yang sudah berjalan.
Source: Kompas October 22, 2023 12:24 UTC