Layanan pendaftaran haji secara online tersebut merupakan amanah dari Peraturan Menteri Agama (PMA) 13/2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler. Saat ini aplikasi itu baru sebatas bisa digunakan untuk melihat perkiraan tahun keberangkatan haji dan informasi-informasi umum penyelenggaraan haji lainnya. Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Muhammad Hanif menyatakan, sejatinya pendaftaran haji secara online sudah bisa dilakukan. Skemanya adalah calon jemaah haji (CJH) lebih dulu membuat akun di aplikasi pendaftaran haji. Meski pendaftaran haji selama pandemi Covid-19 menurun, antrean haji tak lantas semakin pendek.
Source: Jawa Pos January 30, 2022 01:02 UTC