JAKARTA (gokepri.com) – Lebih dari 4.000 sekolah terpaksa ditutup akibat terus menyusutnya jumlah siswa, memaksa pemerintah melakukan penyusutan besar-besaran terhadap sistem pendidikan nasional. Dilansir Korea Herald, Data Kementerian Pendidikan Korea Selatan yang diperoleh anggota parlemen Jin Sun-mee mencatat, hingga kini sebanyak 4.008 sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas telah ditutup karena minimnya pendaftar. Sebanyak 3.674 sekolah dasar telah berhenti beroperasi, disusul 264 sekolah menengah pertama dan 70 sekolah menengah atas. Bahkan, 266 di antaranya telah terbengkalai lebih dari 10 tahun, sementara 82 sekolah lainnya ditinggalkan selama lebih dari tiga dekade. Dari jumlah tersebut, 1.289 merupakan guru sekolah dasar dan sekitar 1.700 guru sekolah menengah pertama.
Source: Republika January 05, 2026 01:02 UTC