Hal tersebut disampaikannya usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Lazismu dan Republika dalam program Pejuang Mushala yang digelar di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026). Ahmad menjelaskan bahwa Lazismu sejatinya telah memiliki program pemakmuran masjid jauh sebelum menjalin kerja sama dengan Republika. Namun, pertemuan kedua pihak menunjukkan kesamaan visi dalam menjadikan masjid sebagai pusat penguatan umat. Melalui program ini, Lazismu berharap mushola dan masjid dapat menjadi ruang ibadah yang bersih, nyaman, dan ramah bagi seluruh umat. Di tempat yang sama, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief menyampaikan bahwa Lazismu dan Republika resmi menandatangani Nota Kesepahaman untuk menjalankan program revitalisasi Mushola di berbagai wilayah pelosok dan daerah terpencil.
Source: Republika January 16, 2026 02:35 UTC