ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoTEMPO.CO, Yogyakarta - Kebijakan larangan mudik lebaran yang dikeluarkan pemerintah pusat mulai 6 sampai 17 Mei membuat kalangan pelaku perhotelan di Yogyakarta meradang. "Tentu soal larangan mudik libur lebaran itu akan menjadi badai sendiri bagi dunia wisata di Yogya,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, Sabtu, 27 Maret 2021. Deddy menilai dengan larangan mudik itu dikhawatirkan akan mempengaruhi tren berwisata ke depan. Deddy menuturkan sebelum regulasi larangan mudik itu diadopsi Pemerintah DIY, PHRI mengusulkan agar hal itu bisa ditinjau ulang. Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, Yogyakarta Perketat Masuk Desa hingga Awasi Bandara
Source: Koran Tempo March 27, 2021 14:48 UTC