REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sebuah dokumen rahasia berisi laporan asesmen intelijen menyimpulkan bahwa serangan militer skala besar pun tak akan bisa menggulingkan Republik Islam Iran. Menurut tiga orang yang mengetahui dokomen rahasia itu, kalangan intelijen AS meragukan tujuan Trump "membersihkan" kepemimpinan Iran dan menggantinya dengan pemimpin pilihannya. Asesmen lengkap disusun oleh Dewan Intelijen Nasional (NIC) AS sepekan sebelum AS dan Israel melancarkan serangan. Dari dua skenario itu, para analis intelijen menyimpulkan bahwa ulama Iran dan kepemimpinan militer akan pasti merespons pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dengan mengaktivasi mekanisme konstitusional untuk memastikan keberlanjutan kekuasaan. NIC terdiri dari para analis senior yang ditugaskan memproduksi asesmen rahasia yang merefleksikan analisas kolektif dari 18 dewan intelijen di AS.
Source: Republika March 08, 2026 09:50 UTC