Posisi pimpinan, kata dia, harus diisi orang-orang yang mau melakukan reformasi dan kompeten. "Dua itu, reformis dan kompetensi," ujarnya. Kedua, berfokus pada reformasi, penegakan hukum, dan kedekatan pada publik," kata Tito di kantor PT Tempo Inti Media, Jakarta, Jumat, 17 Juni 2016. Sepanjang didasari kompetensi, dia berharap bisa meredam rasa terpinggirkan dari angkatan yang lain. Setiap angkatan kepolisian, kata dia, memiliki pemahaman sosiometri tentang kompetensi di angkatannya.
Source: Koran Tempo June 17, 2016 09:11 UTC