Maraknya bisnis taksi online sempat menimbulkan protes dari taksi konvensional. Salah satu langkahnya dengan meningkatkan teknologi seperti aplikasi My Blue Bird yang telah diluncurkan sejak awal tahun 2016. Kami yakin, menambah kemampuan teknologi saja tidak cukup memenangkan suatu persaingan,” katanya di sela-sela acara peluncuran kerjasama Blue Bird dan Mastercard di Senayan, Jakarta, Senin (23/1). “Dari pelayanan pengemudinya, dari kendaraannya, dari cara pemesanannya, dari jumlahnya, itu merupakan strategi Blue Bird untuk terus mempertahankan kualitas,” tegasnya. Percuma kalau naik taksi dan yang lain, tapi sopir taksinya enggak tahu jalan, atau pelayananannya jelek, dan pengemudinya merokok,” tukasnya.
Source: Jawa Pos January 23, 2017 12:34 UTC