Edisi.co.id, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Jeje Zaenudin menyampaikan bahwa filosofi politik Persis adalah politik dakwah. Ustaz Jeje menjelaskan, Persatuan Islam (Persis) berpegang kepada visi dan misi politik dakwah yang mengutamakan bagaimana bisa memberi peran, partisipasi, dan kontribusi terhadap kebaikan dan kemajuan umat, daripada sekadar perebutan posisi dan jabatan. Baca Juga: Jika Iduladha 1444 H Berbeda, Muhammadiyah Usul Libur 2 Hari"Dalam teori dakwah, kontribusi positif bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan jabatan apapun. Mengenai dinamika politik internal dan eksternal yang mungkin terjadi dan untuk menyerap aspirasi politik umat, kemudian untuk dapat memberi rekomendasi dan rumusan kebijakan politik, lanjut Ustaz Jeje, maka PP Persis membentuk tim ad hoc di bidang siyasah. Baca Juga: Marak Narkoba Zombie, Mohamad Feriadi: Asperindo Komitmen Bantu Pemerintah Berantas Peredaran Narkoba"Tim ini membantu Bidgar Siyasah dalam menghadapi dan menyukseskan pemilu 2024," tutup Ustaz Jeje.
Source: Media Indonesia June 16, 2023 06:23 UTC