REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grand Sheikh al-Azhar Prof Ahmad Muhammad ath-Thayyib berkunjung ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta pada Rabu (2/5). Kedatagannya disambut Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siradj bersama jajaran pengurus PBNU. "Kehadiran Grand Sheikh al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib ke Indonesia menjadi momen penting untuk saling bertukar pikiran, saling mengingatkan, tentang problem dunia Muslim saat ini," kata Prof KH Said melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id di kantor PBNU, Rabu (2/5). Prof KH Said juga menjelaskan, Indonesia menjadi contoh yang baik tentang sudah tuntasnya perselisihan antara Islam dan nasionalisme. "Para ulama NU memandang Pancasila sebagai faktor pemersatu bangsa Indonesia dan karenanya NU menjaga persatuan Tanah Air dan kesatuan bangsa Indonesia dan menganggap NKRI sebagai bentuk final yang tidak dapat diubah-ubah," ujarnya.
Source: Republika May 02, 2018 23:26 UTC