JAKARTA – Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan, dugaan pelanggaran etik sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sekaligus menandakan marwah MK sedang berada di titik nadir. Jimly pun turut mengomentari situasi politik hari ini yang dianggapnya sudah tak lagi berpihak pada akal sehat akibat neoliberalisme. "Sekarang ini akal sehat itu sudah dikalahkan oleh akal bulus dan akal fulus. Akal sehat sekarang lagi terancam oleh dua iblis kekuasaan, kekayaan," ujar Jimly. Majelis Kehormatan MK mulai melakukan rapat perdananya pada Kamis, 26 Oktober 2023.
Source: Koran Tempo October 27, 2023 00:06 UTC