Keraton Yogyakarta Kembali Gelar Kirab Gunungan - News Summed Up

Keraton Yogyakarta Kembali Gelar Kirab Gunungan


"Tidak lurus masuk Alun Alun Utara baru berbelok ke barat di selatan Pohon Beringin ," katanya.Keluar dari Pagelaran, gunungan diarak menuju Masjid Gede untuk didoakan. Setelah didoakan oleh Abdi Dalem Pengulon, satu gunungan akan dibawa ke Puro Pakualaman dengan dikawal Prajurit Dragunder dan Plangkir Pakualaman. "Satu gunungan lainnya akan dibawa ke Kepatihan, Danurejan yang dikawal Prajurit Bugis yang berseragam serta hitam," ujar dia.Gusti Kangjeng Ratu Maduretno menambahkan, pada upacara ini 10 bregada atau satuan Prajurit Keraton Yogyakarta, Wirabraja, Daeng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero, Nyutra, Bugis dan Surakarsa akan memberikan pengawalan dan penghormatan di depan regol Masjid Gede.Selama pelaksanaan upacara garebeg Sawal , tegasnya, Kawasan Keraton Yogyakarta diberlakukan zona larangan terbang atau no fly zone. Masyarakat dilarang menerbangkan drone atau sejenisnya dari 0-15 meter dari permukaan tanah.Keraton Yogyakarta dalam setahun menggelar 3 kali upacara Garebeg, yakni Garebeg Sawal, Garebeg Besar dan Garebeg Mulud. Berkenaan dengan Idulfitri, Keraton Yogyakarta libur untuk kunjungan wisata pada Sabtu-Minggu, dan baru dibuka kembali pada Senin.Dalam rangkaian Idul Fitri ini, pada Sabtu malam, Keraton Yogyakarta menyelenggarakan pergelaran wayang kulit semalam suntuk Bedhol Songsong dengan cerita Jumenengan Prabu Kresna.


Source: Media Indonesia April 22, 2023 19:01 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */