Kemajuan vaksin mRNA buatan domestik masih lambat. Tiongkok telah menyuntikkan 2,8 miliar dosis vaksin dengan menggunakan Sinopharm dan Sinovac kepada 1,2 miliar penduduknya. Penelitian yang dilakukan University of Hongkong menunjukkan bahwa dua dosis dan vaksin booster Sinovac memberikan perlindungan yang tidak memadai terhadap varian Omicron. Hasil penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa perlindungan kedua vaksin buatan Tiongkok menurun dengan cepat. Regulator Tiongkok telah mengizinkan vaksin mRNA buatan BioNTech masuk.
Source: Jawa Pos January 12, 2022 00:10 UTC