JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku saat ini respon negara dan penegak hukum menjadi datar ketika ada indikasi terjadinya penyadapan. SBY menduga telah disadap saat melakukan pembicaraan dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. "Karena penyadapan itu ilegal yang bermotifkan politik," ujar SBY dalam pidato politiknya di perhelatan Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat, JCC, Jakarta, Selasa (8/2) malam. Sehinga masyarakat saat ini sedang menanti pengadilan dalam kasus dugaan makar ini. "Rakyat akan menjadi saksi sejarah ketika mereka-mereka yang dituduh melakukan makar tersebut diadili," katanya.
Source: Jawa Pos February 08, 2017 00:33 UTC