REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kasus tewasnya dua anak dalam acara di Monas dan klaim persekusi dalam CFD dinilai sebagai ujian profesionalisme yang besar bagi Polri. Padahal, kedudukan dan prestise dari Polri "jaman now”, menurut Dradjad, merupakan salah satu buah dari reformasi 20 tahun lalu. Bahkan, sekarang, lanjut Dradjad, pati Polri juga dipercaya memimpin lembaga superstrategis seperti BIN hingga lembaga yang krusial menangani pangan, yaitu Bulog. Menurut Dradjad, kasus tewasnya dua anak dalam acara di Monas dan klaim persekusi dalam CFD menjadi batu ujian lanjutan bagi Polri. "Antara lain, adanya indikasi kelalaian panitia bagi-bagi sembako di Monas, munculnya indikasi gelang kode dalam CFD, dan sebagainya,” papar Dradjad.
Source: Republika May 04, 2018 01:18 UTC