Kasus Penendang Sesajen: Sesajen sebagai Wujud Keharmonisan Manusia-Alam - News Summed Up

Kasus Penendang Sesajen: Sesajen sebagai Wujud Keharmonisan Manusia-Alam


Pelaku penendang sesajen Gunung Semeru (bertopi) yang juga eks mahasiswa UIN Yogya saat diinterogasi di Yogya Kamis petang, 13 Januari 2022. Tindakan itu dilakukan, diduga karena penyajian sesajen yang dianggap perbuatan syirik. Padahal, apabila ditelisik lebih dalam, terkandung makna simbolis di dalam sesajen, salah satunya sebagai wujud keharmonisan antara manusia dengan alam. Melansir dari icrs.or.id, adanya pemaknaan sesajen yang hanya dipandang sebagai perbuatan syirik, sejatinya merupakan buah dari pemikiran kolonial yang kolot. “Kasus penendangan sesajen di Semeru menunjukkan pemahaman agama yang eksklusif, atau ketidakpedulian terhadap agama lain,” ujarnya dikutip TEMPO dari Instagram @icrs_yogya, Jumat, 14 Januari 2022.


Source: Koran Tempo January 17, 2022 04:21 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */