JawaPos.com – Kasus kematian mendadak terus bertambah. Pada 11 Oktober, korban mati mendadak juga ditemukan di wilayah hukum Driyorejo dengan korban bernama Heru Sumarsono. Menurut dr Nia Dyah Rahmianti SpJP, dokter spesialis jantung, kematian mendadak biasanya bermula dari masalah pada jantung. Sementara itu, dokter spesialis paru-paru dr Wiwik Kurnia Illahi SpP menambahkan, kasus kematian mendadak karena masalah paru-paru relatif tidak ada. ’’Ada kematian mendadak karena asma, yakni asma kardial.
Source: Jawa Pos October 17, 2020 09:17 UTC