JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Riset SETARA Institute Ismail Hasani mengatakan, kasus dugaan penodaan agama oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan bentuk politisasi identitas. Akibat politisasi identitas tersebut, Ahok mengalami banyak tekanan. Baca: PSI: Vonis Ahok Jadi Citra Buruk Indonesia di Mata InternasionalIsmail mendorong praktik-praktik politisasi identitas dalam kontestasi politik segera dihentikan. "Ke depan politisasi identitas juga masih terus potensial terjadi dalam kontestasi politik di republik ini. Kami dorong praktik-praktik politisasi identitas, harus disudahi," ucap Ismail.
Source: Kompas May 11, 2017 17:03 UTC