PURWOKERTO, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, dia tidak ingin ada anak Indonesia yang putus sekolah karena persaingan antarnegara di dunia yang makin ketat membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh. "Anak-anak tahu bahwa kita sekarang ini, pemerintah ingin semua anak harus sekolah dengan kondisi baik," kata Jokowi saat menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMA N 2 Purwokerto, Banyumas, Jumat (16/6/2017). "Yang putus sekolah bisa melanjutkan lewat paket A, paket B, paket C, anak-anak yang lain juga diberikan anggaran diberi dana agar dari SD sampai SMA/K semuanya bisa membiayai sekolah dengan KIP," ujar dia. Presiden menekankan bahwa dana dalam program KIP harus digunakan untuk keperluan sekolah, seperti membeli tas, buku, seragam, dan sepatu. Janjian ya... Untuk berkaitan sekolah, tidak ada yang lain," kata Jokowi.
Source: Kompas June 16, 2017 02:36 UTC