REPUBLIKA.CO.ID, GAZA-Gerakan Jihad Islam pada Sabtu (17/1/2026) ini, menganggap bahwa susunan anggota Dewan Perdamaian untuk Gaza yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump hanya sesuai dengan spesifikasi Israel dan menguntungkan kepentingan entitas Zionis itu. Mereka menyatakan kesiapan melanjutkan ke tahap kedua meskipun Israel terus menunda-nunda, terus melakukan pelanggaran setiap hari, dan tidak mematuhi apa yang telah disepakati. Pengumuman ini bersama dengan pengesahan susunan Komite Nasional Palestina untuk Administrasi Gaza sebagai bagian dari tahap kedua rencana komprehensif yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza. Di tengah perkembangan ini, muncul banyak pertanyaan tentang apa itu Dewan Perdamaian, strukturnya, kewenangannya, dan hubungannya dengan mekanisme pemerintahan di Jalur Gaza. Penasihat politik AS Robert Gabriel20 Poin Rencana Donald Trump untuk Akhiri Perang di Gaza - (Republika)Loading...
Source: Republika January 18, 2026 04:18 UTC