REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Amerika Serikat Jeffrey Sachs menilai konflik antara Amerika Serikat dan Iran bukan semata soal senjata nuklir, melainkan terkait kepentingan geopolitik di Timur Tengah. “Ini bukan tentang senjata nuklir. Sachs menilai narasi Washington berupaya mencegah Iran memiliki senjata nuklir tidak sepenuhnya tepat. Ia menyinggung kesepakatan nuklir Iran yang sebelumnya telah dinegosiasikan, namun kemudian dibatalkan pada era Presiden Donald Trump. “Gagasan bahwa ini untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir, itu sudah dinegosiasikan.
Source: Republika March 01, 2026 11:05 UTC