TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengeluhkan sikap Arab Saudi yang masih membuka kran penerimaan buruh migran dari Indonesia. Padahal Indonesia masih memberlakukan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia ke sana menyusul tingginya kasus penyiksaan. Menurut Agus, tenaga kerja dari Indonesia sangat disukai oleh warga Arab Saudi dibandingkan dengan negara-negara lain, misalnya Filipina. Foto: WNI di MalaysiaAgus menambahkan, saat ini sulit mendata berapa jumlah warga negara Indonesia yang ada di Arab Saudi karena banyak jalan ilegal menuju Arab Saudi. Biasanya para tenaga kerja Indonesia yang masuk jalur tak resmi itu baru bermunculan ketika tersandung masalah.
Source: Koran Tempo February 17, 2018 10:30 UTC