KOMPAS.com - Nama penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan kembali ramai dibicarakan publik akhir-akhir ini. Namun hal tersebut dibantah pihak KPK, dan dijelaskan Novel berangkat ke Singapura untuk melakukan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya. Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo menilai terpaan isu miring di media sosial, terutama terkiat Novel mencerminkan jalan pemberantasan korupsi tidak mudah. Yudi memandang terpaan isu miring itu tak lepas dari peran Novel dalam menangani kasus-kasus besar. Kepolisian menangkap Novel dengan status tersangka atas penganiayaan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet ketika bertugas di Polrestra Bengkulu pada 2004.
Source: Kompas October 04, 2019 22:30 UTC