REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Wilayah Kabupaten Cirebon merupakan salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah maupun daerah lainnya di Pulau Jawa. Karenanya, koordinasi dan perencanaan yang matang antarinstansi sangat diperlukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, mengatakan, dalam rakor itu dibahas berbagai kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Selain itu, keberadaan Rest Area KM 228A dan KM 229B juga berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan karena menjadi lokasi istirahat bagi para pemudik. Imara pun menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik serta memastikan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Source: Republika March 07, 2026 16:02 UTC