REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta tidak berbicara kasar tetapi bijaksana, karena demokrasi juga harus menghormati sopan santun dan etika. "Yang pertama kita harus hormati demokrasi, tapi juga semua orang harus bijak berbicara karena ini kan ada aksi ada reaksi kalau ada calon bicara kasar maka dibalas bicara kasar," katanya di New York, Amerika Serikat, Jumat waktu setempat. JK melanjutkan, jika ada calon yang berbicara kasar maka dapat menimbulkan konflik di masyarakat. Karena itu jika pemimpinnya santun dan tidak kasar masyarakat juga akan mengikutinya demikian pula sebaliknya. "Masyarakat akan selalu ikuti pemimpinnya saja, masyarakat iu kalau semua calonnya berkampanye dengan damai maka masyarakatnya akan damai," ujarnya.
Source: Republika September 24, 2016 09:00 UTC