JawaPos.com - Penduduk di kedua sisi perbatasan Israel-Lebanon menghadapi pergolakan ketika kekerasan yang meningkat dan memaksa puluhan ribu warga sipil meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan di tempat lain. Perang terjadi antara militer Israel dan pejuang dari kelompok Hizbullah Lebanon sejak Meletus perang dua minggu yang lalu di sekitar Gaza. Israel pada hari Jumat memerintahkan evakuasi lebih dari 20.000 penduduk dari Kiryat Shmona, salah satu kota terbesar di perbatasan utara setelah terjadi baku tembak lintas batas yang sengit di daerah tersebut sehari sebelumnya. Bertahan hidup adalah hal yang paling utama dalam benak warga sipil Lebanon dari desa Dhayra, sebelah barat Kiryat Shmona, Israel. Penduduk setempat mengatakan bahwa penembakan Israel telah menghancurkan 20 hingga 25 rumah dan mereka tidak dapat lagi tinggal di sana.
Source: Jawa Pos October 21, 2023 14:49 UTC