REPUBLIKA.CO.ID, JERUSALEM, YERUSALEM -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan membuka kembali kompleks Masjid Al Aqsa pada Ahad (16/7). Pada Jumat, tiga warga Palestina dari umm al-Fahm, sebuah kota di Israel, menyerang polisi Israel yang tengah berjaga di luar gerbang Masjid Al Aqsa. Polisi segera memburu ketiganya yang lari ke dalam kompleks Al Aqsa kemudian menembaknya hingga tewas. Dua polisi Israel juga tewas akibat aksi penyerangan tersebut. Kini, Netanyahu kembali membuka situs tersebut karena selain dikenal sebagai tempat suci bagi umat Islam, juga untuk warga Yahudi"Detektor logam akan ditempatkan di gerbang masuk dan kamera yang meliput aktivitas akan dipasang di luarnya," lanjut Netanyahu.
Source: Republika July 15, 2017 23:26 UTC