JawaPos.com - Segala kemungkinan dapat terjadi dalam Aksi Bela Islam II yang digelar hari ini (4/11). Untuk itu, menurut Pengamat Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati, dalam analisa intlijen segala kemungkinan harus masuk sebagai data untuk dianalisa dan lakukan deteksi dini. Jadi, bila ada info bahwa ISIS bisa masuk lebih cepat, maka harus disertai upaya cegah tangkal," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (4/11). Nuning -sapaannya- mengatakan, saat situasi dianggap rawan, semua fungsi intelijen harus diaktifkan. Namun, yang patut digaris bawahi, menurut dia, aksi yang terjadi hari ini sudah tidak jelas lagi fokusnya.
Source: Jawa Pos November 04, 2016 03:50 UTC