REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Aksi unjuk rasa besar-besaran yang menyapu Iran diperkirakan tak mampu menggulingkan rezim yang saat ini berkuasa di Iran. Protes nasional dan tekanan eksternal selama bertahun-tahun di Iran terbukti tak mampu menimbulkan perpecahan di kalangan elite keamanan Republik Islam yang merupakan salah satu pemerintahan paling tangguh di dunia ini. Menanggapi Reuters, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan "semua opsi" ada di tangan Trump untuk mengatasi situasi di Iran. Sekitar 2.000 orang syahid dalam protes tersebut, kata seorang pejabat Iran kepada Reuters, dan menyalahkan orang-orang yang ia sebut teroris atas kematian warga sipil dan personel keamanan. Warga Iran berjalan di samping papan reklame bertuliskan Iran Tanah Air Kami di Lapangan Enqelab di Teheran, Iran, 13 Januari 2026.
Source: Republika January 14, 2026 11:47 UTC