REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Pejabat senior Hamas, Osama Hamdan dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, Rabu (11/2/2026), mengatakan bahwa pejuang Palestina menolak segala bentuk pasukan penjaga dari luar di dalam Jalur Gaza. Hamdan menegaskan, bahwa semua pasukan internasional yang dikerahkan di Gaza harus hanya berurusan terbatas pada masalah perbatasan. Soal senjataMerujuk pada New York Times yang memuat sebuah draf prposal terkait dengan pelucutan senjata pejuang Palestina, Hamdan mengatakan bahwa senjata milik Palestina terhubung langsung dengan eksistensi dari penjajahan. Hamas menolak berbicara soal pembekuan penggunaan senjata atau gencatan senjata jangka panjang sebagai debat politik daripada sebuah kebijakan resmi Hamas. Ia mengatakan bahwa senjata Hamas adalah hak sah bangsa Palestina yang tidak bisa ditawar-tawar.
Source: Republika February 12, 2026 16:18 UTC