Yakni, sebesar 26% konsumen telah kehilangan uang mereka lantaran menjadi target aksi penipuan online. Adapun bentuk ancaman keuangan yang dialami para konsumen di antaranya, 6% konsumen kehilangan uang karena scams atau penipuan online, 4% menjadi korban kebocoran data dan kehilangan uang melalui organisasi keuangan, dan 3% konsumen yang memiliki cryptocurrency (seperti BitCoin) atau emoney dicuri. JawaPos.com - Kasperky Lab kembali menemukan beragam ancaman keamanan pada sistem keuangan online. Dia pun mengimbau agar para pengguna internet semakin waspada ketika melakukan transaksi keuangan online, termasuk mengklik link mencurigakan yang sepertinya berkaitan dengan bank pengguna. Pihaknya menemukan sebanyak 48 persen konsumen menjadi target aksi penipuan.
Source: Jawa Pos May 30, 2016 16:30 UTC