REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indonesia dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) mempercepat perundingan Persetujuan Perdagangan Bebas Indonesia–GCC (Indonesia–GCC FTA) melalui putaran keempat yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 18–23 Januari 2026. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Wijtaksono, mengatakan, putaran keempat menjadi fase krusial untuk mendorong penyelesaian perundingan secara substantif. Putaran keempat mencerminkan komitmen Indonesia dan GCC menjaga kesinambungan perundingan sekaligus memperdalam substansi kesepakatan. Perundingan Indonesia–GCC FTA resmi diluncurkan pada 31 Juli 2024 dan diposisikan sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Selain itu, FTA ini diharapkan memperluas ekspor jasa, khususnya jasa perhubungan udara dan jasa bisnis ke kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.
Source: Republika January 24, 2026 06:56 UTC