news.com.auTEMPO.CO, Yakut -- Ilmuwan menemukan fosil anak anjing yang masih lengkap dengan kumis, alis, hidung dan gigi yang tajam. Anak anjing ini diduga berusia dua bulan dan diperkirakan telah menjadi fosil selama 18 ribu tahun. Ilmuwan Rusia memberikan sampel dari fosil anak anjing ini ke Swedish Centre for Palaeogenetics untuk mengetahui jenis spesiesnya. “Ini menarik.”Ilmuwan Swedia mengkonfirmasi lewat cuitan di Twitter bahwa fosil itu berusia 18 ribu tahun. “Namun, kami belum bisa memastikan ini anjing atau serigala,” begitu pernyataan dari ilmuwan Swedia.
Source: Koran Tempo November 28, 2019 00:00 UTC