REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Pada Idul Fitri, Saudi biasanya menampilkan beberapa festival di seluruh wilayah. "Kami akan berkeliling mengetuk setiap pintu meminta Idul Fitri, dan kami akan mengatakan 'berikan Idul Fitri saya, lihat bagaimana baju baru saya dijahit dari besi',” kata Al-Dowayan. Suatu kali, warga Saudi memutuskan untuk merayakan Idul Fitri setelah puasa hari ke-30 Ramadhan, dan di tengah puasa sekelompok penunggang unta yang mengenakan thobes putih bersih mendekati kami, mengumumkan bahwa hari itu adalah Idul Fitri. Sudah umum bagi penunggang unta untuk melakukan perjalanan keliling Saudi untuk memberi tahu orang-orang tentang waktu Idul Fitri, tetapi karena jarak perjalanan, beberapa kota akhirnya merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda. Wanita mengadakan pertemuan sendiri pada Idul Fitri, di mana mereka akan membawa hidangan Idul Fitri tradisional termasuk jareesh, makanan tradisional yang dibuat dari gandum yang dihancurkan dan dimasak dengan susu.
Source: Koran Tempo April 24, 2023 09:19 UTC