VIDEO dengan narasi organ tubuh pasien Covid-19 tak lagi lengkap menyebar di aplikasi percakapan beberapa hari terakhir. Lalu, disebutkan bahwa organ mata jenazah tersebut telah diambil tanpa sepengetahuan keluarga. Namun, Ansori membantah kabar bahwa organ mata jenazah itu hilang. Koordinator Penegakan Hukum (Gakkum) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, sebelumnya jenazah yang dirawat di RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo itu menderita stroke dan positif Covid-19. Anda dapat membacanya di bit.do/StrokeTensiTinggiSaat itu, Polres Probolinggo langsung bergerak untuk merespons kabar hoax tentang jenazah pasien Covid-19 yang matanya dicongkel.
Source: Jawa Pos July 06, 2021 22:41 UTC