JawaPos.com - Serangan jutaan ekor Belalang Kumbara di wilayah Kota Waingapu Kecamatan Kambera dan sekitarnya mulai meresahkan kalangan petani padi. Di sejumlah jalan umum, pengendara kendaraan bermotor harus ekstra hati-hati dengan memperlambat laju kendaraannya karena pandangan terhalang oleh belalang yang beterbangan. Daripada padi ka dimakan belalang yang bisa merugikan, lebih baik dipanen saja sekarang walau masih ada yang warna hijau padinya," ungkap Djawa Nadapakali (60), petani asal Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang sebagaimana dilansir Timor Ekspress (Jawa Pos Group), Kamis (15/6). Pasti akan gagal tanam dan gagal panen karena banyak padi yang baru ditanam dan ada yang sudah ada bulirnya. Sementara itu, tim khusus yang dibentuk Pemkab Sumba Timur untuk menangani serangan hama belalang ini masih melakukan persiapan.
Source: Jawa Pos June 15, 2017 13:18 UTC