Pasar global masih bergerak dalam rentang stabil meski tensi geopolitik meningkat sejak awal 2026. Di sisi lain, OPEC+ sejak awal telah memiliki intensi memangkas produksi untuk mengerek harga minyak yang dinilai terlalu rendah dalam lima tahun terakhir. Namun, langkah itu dihadapkan pada ekspektasi pasar terkait potensi tambahan pasokan dari Venezuela seiring pernyataan Trump soal keterlibatan perusahaan minyak AS. Ia menambahkan, Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia dengan pangsa sekitar 19,3 persen dari total cadangan global. Potensi tambahan produksi dari negara tersebut dipandang pasar sebagai penyeimbang kebijakan pemangkasan OPEC+ sehingga harga cenderung stabil, bahkan berpeluang turun.
Source: Republika January 06, 2026 19:24 UTC