JawaPos.com - Front Pembela Islam (FPI) menegaskan tidak pernah menyerang aparat kepolisian ketia demonstrasi di depan Istana Negara, Jumat (4/11). Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab justru mengeluhkan arogansi dari aparat kepolisian. Pasalnya FPI tidak melakukan penyerangan kepada aparat namun malah diserang dengan menggunakan gas air mata dan peluru karet. Pada saat unjuk rasa tersebut, terang Rizieq, FPI hanya melakukan doa bersama agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif bisa ditangkap oleh aparat kepolisian karena melakukan dugaan penistaan agama. Namun malah aparat keamanan tidak henti-hentinya menyerang massa dari FPI dengan mengunakan gas air mata.
Source: Jawa Pos November 05, 2016 12:56 UTC