Menurutnya, HOTS proses di dalam kelas di mana anak berpikir kritis melalui low order thinking skill diajak perlahan untuk naik dan mulai diajak berpikir aktual berpendapat. "Ini bisa dilakukan dalam kelas, ketika anak terbiasa diajak berpikir secara HOTS, maka ketika ulangan sekalipun anak tidak akan protes. Dirinya meminta guru untuk dilatih menerapkan HOTS dalam proses pembelajaran bukan hanya membuat soal berkonsep HOTS. "Saya harap guru dapat mengutamakan proses di dalam kelas menggunakan HOTS. Agar nantinya di kelas anak mampu menganalisa mampu membuat sesuatu namun tidak hanya dalam tataran sekolah," pungkasnya.
Source: Jawa Pos May 03, 2018 18:45 UTC