REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNGKIDUL -- Warga Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul masih dihantui rasa cemas pascabanjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah mereka pada Selasa (17/2/2026) petang. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meminta warga terdampak bisa mengungsi sementara waktu karena dikhawatirkan akan terjadi banjir dan longsor susulan mengingat hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih terjadi di wilayah DIY tak terkecuali Kabupaten Gunungkidul. "(Mempertimbangkan) dari kondisinya jika intensitas hujan tinggi tidak menutup kemungkinan dari atas masih bisa terjadi longsor lagi," kata Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, Rabu (18/2/2026). Seluruh bangunan rumah yang terdampak longsor tidak diperkenankan untuk ditinggali sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman. Rumah tersebut sudah 10 tahun terakhir masuk dalam daftar pantauan pemerintah dalam status rawan terdampak bencana.
Source: Republika February 18, 2026 19:02 UTC