REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Garda Revolusi Iran akan menargetkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seiring berlanjutnya perang dengan Israel dan Amerika Serikat. "Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh," kata Garda Revolusi di situs web mereka, Sepah News, Ahad. Sebelumnya sempat beredar informasi Netanyahu terluka atau tewas setelah dihantam serangan Iran. Spekulasi itu beredar setelah muncul cuplikan gambar jari Netanyahu menjadi enam saat memberikan keterangan pers pada Jumat. Pasukan Iran dilaporkan terus melancarkan serangan rudal dan drone baru terhadap beberapa pangkalan militer AS di seluruh wilayah tersebut.
Source: Republika March 15, 2026 08:04 UTC